Pendaki Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani

LOMBOK – Pendaki perempuan asal Malaysia, Chye Connsynn (41), yang mengalami kecelakaan di jalur pendakian Sembalun Gunung Rinjani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) kini dirawat intensif di Rumah Sakit Inmedika Sanur, Bali.

“Korban yang terjatuh saat turun di jalur pendakian dari arah puncak menuju ke Pelawangan dievakuasi menggunakan helikopter menuju rumah sakit di Bali untuk mendapatkan perawatan medis intensif,” kata Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso, dikutip dari Antara, Kamis (28/5/2026).

Korban berhasil dievakuasi menggunakan metode Evakuasi Medis Udara (EMU) pada Selasa (26/5/2026), sebelumnya sempat tertunda akibat faktor cuaca ekstrem di area penjemputan.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhammad Heriyadi mengatakan, pihaknya pertama kali menerima laporan adanya pendaki asal Malaysia yang jatuh saat turun dari puncak Gunung Rinjani pada Senin (25/5/2026).

Korban dilaporkan mengalami cedera serius hingga tidak mampu menggerakkan tubuhnya dan dievakuasi darurat oleh porter dan guide ke Pelawangan 2 Sembalun, seperti dilaporkan oleh Kompas.com, Selasa (26/5/2026).

Tim Rescue dari Pos SAR Kayangan dan Kantor SAR Mataram segera dikerahkan ke lokasi.

Helikopter milik PT SGI Air Bali diterbangkan dari Bali demi mempercepat proses penanganan ini. Namun, helikopter terpaksa kembali ke pangkalan di Bali karena menghadapi kendala kabut tebal yang menyelimuti kawasan Pelawangan 2 Sembalun sehingga jarak pandang yang terbatas.

Proses evakuasi udara dilanjutkan pada Selasa (26/5/2026) dan berjalan dengan lancar.

“Kemarin, dari hasil rekomendasi medis dari tim Nusa Medika Clinic, diputuskan agar korban tidak dipindahkan sementara waktu untuk menjadi stabilitas kondisinya. Selama penundaan, korban tetap dalam pengawasan intensif tim medis dan tim SAR gabungan yang berada di lokasi,” tutur Heriyadi.

Proses evakuasi yang berjalan lancar, korban dipindahkan ke dalam helikopter dan take off dari Pelawangan 2 menuju Bali pukul 08.17 Wita.

Kemudian, helikopter berhasil mendarat di helipad Benoa Bali pukul 09.05 Wita. Korban selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Inmedika Sanur untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sumber : Kompas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *