TANGERANG — Di tengah megahnya kawasan BSD yang identik dengan kemajuan dan modernitas, semangat untuk berbagi dan menumbuhkan harapan tetap hidup. Hal itu tampak jelas dalam gelaran Pentas Seni Generasi Muda Suradita, acara penutup rangkaian DIKTISAINTEK Berdampak 2025 yang diselenggarakan oleh UNIKA Atma Jaya bersama Saung Baca Suradita, pada Minggu (9/11/2025) di Kampus UNIKA Atma Jaya BSD.
Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan wujud nyata kepedulian perguruan tinggi terhadap masyarakat di sekitarnya. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dimulai sejak Oktober 2025, UNIKA Atma Jaya berupaya mengurangi kesenjangan akses pendidikan dan pengembangan diri antara anak-anak di Suradita dan wilayah sekitarnya, termasuk BSD.

Selama kegiatan berlangsung, tim UNIKA Atma Jaya memberikan berbagai bentuk dukungan bagi Saung Baca Suradita mulai dari pelatihan bagi para pendamping, pemberian sarana belajar seperti buku dan alat edukatif, hingga pelatihan kesenian bagi anak-anak. Dalam pentas seni puncak, anak-anak tampil percaya diri membawakan tari tradisional dan modern, musik, hingga pembacaan puisi yang menggambarkan semangat dan harapan mereka.
Ketua pelaksana PKM, Maria M. Wahyuni Inderawati, atau akrab disapa Wati, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi kecil tapi bermakna dari dunia akademik untuk masyarakat sekitar.
“Anak-anak di sana (Suradita) juga harus maju. Kalau ada kekurangan sarana prasarana, kita bantu. Bukan sesuatu yang mewah yang kita berikan, sesuai dengan posisi kita sebagai perguruan tinggi, kita memberikan literasi dan ilmu pengetahuan. Harapan kita agar anak-anak Suradita semangat belajarnya meningkat,” ujar Wati.

Pentas seni ini menjadi simbol jembatan yang menyatukan dua dunia antara modernitas BSD dan semangat belajar anak-anak di Suradita. Melalui langkah sederhana namun konsisten, UNIKA Atma Jaya berupaya menghadirkan kesempatan yang lebih setara bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi.
Seluruh rangkaian kegiatan ini dapat terlaksana berkat kolaborasi dari berbagai Program Studi dan unit di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Tim Pelaksana terdiri dari Ibu Maria M. Wahyuni Inderawati dari Prodi Teknik Mesin, Ibu Titis Puspitarini dari Prodi Pariwisata, Bapak Yanto dari Prodi Teknik Industri, dan Ibu Caecilia Ambar Winarsih dari Unit Pelaksana Teknis Dormitory.

Dengan semangat kolaborasi yang tulus, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut serta memperkecil jarak bukan hanya secara geografis, tetapi juga sosial dan pendidikan antara masyarakat perkotaan dan pinggiran.
Rep : Ikhlas