JAKARTA – Universitas Mercu Buana melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMP IP YAKIN pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya pemberdayaan komunitas sekolah melalui inovasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan edukasi kepedulian lingkungan.
Program PkM tersebut didukung oleh LPPM, Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM), dan Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana, dengan melibatkan para dosen lintas bidang yang memberikan pelatihan kepada guru dan siswa di lingkungan SMP IP YAKIN Jakarta.
Kegiatan yang berlangsung di laboratorium komputer sekolah itu difokuskan pada penguatan kapasitas guru dalam menghadapi transformasi digital di dunia pendidikan. Para peserta mendapatkan berbagai materi terkait pemanfaatan teknologi digital dan AI untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih inovatif, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Pelatihan AI dan Digitalisasi Pembelajaran
Dalam pelaksanaannya, kegiatan dibagi ke dalam beberapa sesi utama yang membahas berbagai topik strategis di bidang pendidikan digital, di antaranya:
- Peningkatan kompetensi guru melalui bank soal digital, ujian online, dan rekap nilai otomatis.
- Penyusunan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan rubrik penilaian cerdas menggunakan Generative AI.
- Pemanfaatan LM Studio untuk penyusunan modul pembelajaran berbasis Generative AI secara offline.
- Sosialisasi hasil penelitian penggunaan pencatatan kehadiran siswa berbasis digital dengan platform web.
- Penguatan kompetensi guru melalui learning analytics untuk analisis pola kehadiran, ketuntasan belajar, hingga intervensi remedial berbasis data.
Selain pelatihan bagi guru, kegiatan juga melibatkan siswa melalui sesi edukasi lingkungan yang dilaksanakan di ruang kelas. Para siswa mendapatkan pelatihan pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin sebagai upaya pengurangan pencemaran lingkungan sekaligus pengenalan konsep daur ulang yang bernilai ekonomis.

Kolaborasi Dosen Lintas Fakultas
Kegiatan PkM ini dikoordinasikan oleh tim dosen Universitas Mercu Buana yang terdiri dari dosen Fakultas Teknik dan FASILKOM, yaitu Popy Yuliarty, Hayu Kartika, Saruni Dwiasnati, Wawan Gunawan, Yudo Devianto, Bambang Sukowo, Sabar Rudiarto, serta Dwiki Jatikusumo.
Kepala Sekolah SMP IP YAKIN, Muhamad Abduh, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kontribusi Universitas Mercu Buana dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah.

Sebagai bentuk apresiasi dan simbol kerja sama, tim PkM Universitas Mercu Buana menyerahkan plakat penghargaan kepada pihak sekolah. Penyerahan dilakukan secara simbolis di laboratorium komputer sekolah dan disaksikan oleh seluruh peserta kegiatan.
Tingkatkan Kompetensi dan Kepedulian Lingkungan
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Para guru dan siswa terlihat aktif mengikuti setiap sesi pelatihan, terutama dalam memahami pemanfaatan AI untuk mendukung pembelajaran dan evaluasi siswa.
Melalui program ini, diharapkan terjadi peningkatan kompetensi guru dalam menyusun soal HOTS dan rubrik penilaian berbasis AI, terbukanya akses terhadap platform digital pendukung kegiatan belajar mengajar, serta terjalinnya kemitraan jangka panjang antara Universitas Mercu Buana dan SMP IP YAKIN Jakarta.
Tim dosen PkM Universitas Mercu Buana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung transformasi pendidikan di Indonesia.
“Kegiatan PkM ini merupakan wujud nyata komitmen Universitas Mercu Buana dalam mendukung kemajuan pendidikan melalui inovasi digital dan kecerdasan buatan. Kami berharap para guru dan siswa di SMP IP YAKIN dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk menciptakan pembelajaran yang lebih berkualitas,” ujar Tim Dosen PkM Universitas Mercu Buana.
Rep : Guido Alvin