Sindir Barat Lamban, Presiden Ukraina Ajak Warga Eropa Lawan Rusia

Kiev – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengajak warga negara-negara Eropa yang memiliki ‘pengalaman tempur’ untuk mengangkat senjata, dan membantu mempertahankan Ukraina dalam melawan pasukan Rusia.
Ajakan ini disampaikan Zelensky karena negara-negara Barat dianggap terlalu lamban dalam membantu Ukraina menghadapi invasi Rusia. Demikian seperti dilansir AFP, Jumat (25/2/2022).
Zelensky menyampaikan seruan dramatis ini seiring pasukan militer Rusia semakin mendekati jantung ibu kota Kiev, dengan sejumlah unit dilaporkan telah memasuki distrik-distrik di pinggiran Kiev.
“Jika Anda memiliki pengalaman tempur di Eropa dan tidak ingin melihat keragu-raguan para politikus, Anda bisa datang ke negara kami dan bergabung dengan kami dalam mempertahankan Eropa, yang sangat diperlukan sekarang,” cetus Zelenksy yang tampak lelah dalam pesan terbaru via video.
Berbicara pada hari kedua invasi Rusia, Zelensky juga meminta warga Eropa untuk ‘menuntut dari pemerintah Anda agar Ukraina menerima lebih banyak bantuan finansial, lebih banyak bantuan militer’.
Pemimpin berusia 44 tahun ini juga menyindir negara-negara Barat yang disebutnya tidak bergegas membantu Ukraina melawan invasi Rusia. “Bagaimana Anda akan mempertahankan diri Anda ketika Anda begitu lambat membantu kami di Ukraina?” tanya Zelensky.
“Lembaga-lembaga negara di Eropa tidak bergegas dengan keputusan yang sangat kuat,” imbuhnya.
Negara-negara Barat menjatuhkan rentetan sanksi terhadap Rusia, namun masih menahan diri untuk memutus Rusia dari sistem pembayaran internasional SWIFT. Zelensky menuntut agar Eropa mengambil tindakan lebih jauh dan ‘bertindak tanpa menunda-nunda’.
“Eropa memiliki cukup kekuatan untuk menghentikan agresi ini,” cetusnya.
“Pembatalan visa untuk Rusia? Memutus mereka dari SWIFT? Isolasi Rusia sepenuhnya? Penarikan Duta Besar? Embargo minyak? Menutup wilayah udara? Hari ini, semuanya ini harus ada di atas meja,” ucap Zelensky dalam pernyataannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.